Just A Feeling
Assalamu'alaikum, selamat hari Sabtu! Nggak, nggak libur hari Sabtu. Dines sore setiap hari Sabtu lalu pagi pada hari Minggu. Jadi, pada akhrinya setelah kemaren maen-maen muter Surabaya, tetep aja pulang masih angnis. Tau nggak siih, biasa masalah cowok. Bangke bener si Mas, bisa-bisanya setelah pushing me aside dia nggak kerasa apa-apa. Kemaren akhirnya ku tanya deh. Are we okay? Kenapa pertanyaannya nggak langsung menjurus, kamu kenapa? Ada apa sih? Nanti dulu. Memang sih dia menyadari dan bilang, kayaknya ada yang mau tanya ya ke aku kenapa aku berubah. wait, wait, sorry, did I start this story from the middle? Pacar aku ini, si Kucing Hitam (mari kita sebut seperti itu), menjadi agak distant . Memang kita ini backstreet parah, karena yang pertama adalah kita satu tempat kerja. Lalu yang kedua, ya sepertinya dia masih belum bisa bilang ke Mentorku kalau dia lagi deket sama orang. Apakah saya bodoh? Iyaa, saya bodoh dan saya lagi menjalaninya. Bali...